“.. Kamu kan tidak menolak juga belum menerima, makanya kamu bingung,” suara ibu dari telpon genggamku malam ini.
“…” aku diam.
“Sudahlah, lebih baik bersama dengan orang yang mencintaimu dari pada dengan seorang yang kau cintai tapi menyakitimu,” lanjut ibu semakin membungkam diamku.
Ibu tahu, sangat tahu, lebih dari yang sekedar kupikir tahu ![]()
Hohow this is the first time, pertama kalinya, saya terbuka dengan masalah asmara pada ibu. Mendapat nasehat yang luar biasa! Dukungan sekaligus doa untuk mengikuti kata hati saya ![]()
Bissmillahirahmanirahim..










